TERKINI Kurasi Berita Lembaga Resmi: Pembangunan, Saham, Kripto & Inovasi Teknologi
POLITIK & PEMBANGUNAN • 18 Oct 2026 — 17:00 WIB • 1 MIN READ

Sulawesi Selatan Disiapkan Jadi Pusat Ekosistem Haji dan Umrah KTI

Sulawesi Selatan Disiapkan Jadi Pusat Ekosistem Haji dan Umrah KTI
Dokumentasi Berita Resmi Ref: Republika (Nasional)
KILAS POIN — RINGKASAN EKSEKUTIF
  • Gubernur Sulawesi Selatan menegaskan posisi strategis provinsinya sebagai pusat pengembangan ekosistem haji dan umrah di Kawasan Indonesia Timur guna memperkuat layanan logistik dan jamaah.

Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa provinsinya memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekosistem haji dan umrah di Kawasan Indonesia Timur (KTI). Langkah strategis ini dirancang untuk mengkonsolidasikan layanan pemberangkatan, logistik, serta fasilitas pendukung ibadah bagi jamaah dari berbagai provinsi di bagian timur Indonesia.

Strategi Penguatan Infrastruktur Logistik

Pengembangan ekosistem ini berfokus pada efisiensi rantai pasok dan peningkatan kapasitas fasilitas embarkasi. Dengan posisi geografis yang menjadi gerbang utama kawasan timur, Sulawesi Selatan dinilai paling siap dari sisi konektivitas transportasi udara maupun laut.

  • Optimalisasi fasilitas asrama haji dan pusat manasik terpadu.
  • Peningkatan kapasitas bandara internasional untuk penerbangan langsung.
  • Integrasi layanan imigrasi, kesehatan, dan perbankan syariah satu atap.

Pemerintah daerah menargetkan sinergi lintas sektor dengan kementerian terkait guna mempercepat realisasi regulasi dan pembangunan infrastruktur fisik pendukung di sekitar kawasan bandara.

Poin Kunci yang Perlu Dipantau

Progres pembangunan fasilitas fisik pendukung, kepastian regulasi jalur penerbangan langsung, serta efisiensi biaya logistik keberangkatan jamaah dari Kawasan Indonesia Timur.

Atribusi Berita Resmi: Data laporan ini dirangkum dari rilis resmi Republika (Nasional). Buka laporan sumber asli ↗
BAGIKAN:
WhatsApp • X • Telegram •

Laporan Terkait Lainnya

Dengarkan Berita 1 min
1x