Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menyatakan bahwa provinsinya memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan ekosistem haji dan umrah di Kawasan Indonesia Timur (KTI). Langkah strategis ini dirancang untuk mengkonsolidasikan layanan pemberangkatan, logistik, serta fasilitas pendukung ibadah bagi jamaah dari berbagai provinsi di bagian timur Indonesia.
Strategi Penguatan Infrastruktur Logistik
Pengembangan ekosistem ini berfokus pada efisiensi rantai pasok dan peningkatan kapasitas fasilitas embarkasi. Dengan posisi geografis yang menjadi gerbang utama kawasan timur, Sulawesi Selatan dinilai paling siap dari sisi konektivitas transportasi udara maupun laut.
- Optimalisasi fasilitas asrama haji dan pusat manasik terpadu.
- Peningkatan kapasitas bandara internasional untuk penerbangan langsung.
- Integrasi layanan imigrasi, kesehatan, dan perbankan syariah satu atap.
Pemerintah daerah menargetkan sinergi lintas sektor dengan kementerian terkait guna mempercepat realisasi regulasi dan pembangunan infrastruktur fisik pendukung di sekitar kawasan bandara.
Poin Kunci yang Perlu Dipantau
Progres pembangunan fasilitas fisik pendukung, kepastian regulasi jalur penerbangan langsung, serta efisiensi biaya logistik keberangkatan jamaah dari Kawasan Indonesia Timur.