Sebanyak 20 gerai usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dipastikan ambil bagian untuk memeriahkan Festival Hudoq Pekayang yang diselenggarakan di kawasan perbatasan negara. Kehadiran puluhan stan pelaku usaha ini dirancang sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan sekaligus wadah promosi produk unggulan daerah di wilayah terluar.
Dorong Pertumbuhan Ekonomi Perbatasan
Penyelenggaraan festival budaya yang dibarengi dengan pameran produk lokal merupakan strategi konkret dalam memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat perbatasan. Pemerintah daerah memfasilitasi para pelaku UMKM agar produk kerajinan tangan, kuliner khas, dan komoditas lokal dapat menjangkau pasar yang lebih luas.
- Partisipasi aktif 20 gerai UMKM lokal dan perajin tradisional.
- Integrasi antara pelestarian budaya adat dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
- Penguatan pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan perbatasan negara.
Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas akses pasar bagi pelaku usaha di wilayah terluar melalui berbagai ajang pameran dan festival tematik berskala regional maupun nasional.
Poin Kunci yang Perlu Dipantau
Dampak langsung terhadap omzet penjualan harian pelaku UMKM selama festival berlangsung serta efektivitas program lanjutan dalam menjaga keberlangsungan usaha pasca-acara.