TERKINI Kurasi Berita Lembaga Resmi: Pembangunan, Saham, Kripto & Inovasi Teknologi
TEKNOLOGI & INOVASI • 18 Oct 2026 — 17:00 WIB • 1 MIN READ

RUU Baru di AS Paksa Industri Game Jual Hak Kepemilikan Penuh

RUU Baru di AS Paksa Industri Game Jual Hak Kepemilikan Penuh
Dokumentasi Berita Resmi Ref: The Verge
KILAS POIN — RINGKASAN EKSEKUTIF
  • Anggota Kongres AS mengajukan Power To The Players Act untuk mewajibkan FTC mengatur kepemilikan game digital konsumen secara mutlak, bukan sekadar lisensi.

Anggota DPR Amerika Serikat dari distrik ke-15 New York, Ritchie Torres, resmi memperkenalkan Rancangan Undang-Undang (RUU) bertajuk Power To The Players Act. Regulasi ini dirancang untuk mengarahkan Komisi Perdagangan Federal (FTC) agar menetapkan aturan yang menjamin konsumen benar-benar memiliki salinan video game yang mereka beli, alih-alih sekadar memegang hak akses lisensi digital yang sewaktu-waktu dapat ditarik.

Ancaman Lisensi Digital dan Erosi Hak Konsumen

Selama satu dekade terakhir, industri game bergeser masif dari media fisik ke distribusi digital. Perubahan ini membuat praktik pencabutan akses game oleh penerbit menjadi hal yang lumrah ketika masa lisensi habis atau server dimatikan. RUU baru ini menargetkan praktik tersebut dengan mewajibkan transparansi dan kepastian hukum bagi pembeli.

  • Mewajibkan FTC menerbitkan regulasi kepemilikan produk digital dalam industri hiburan interaktif.
  • Melindungi konsumen dari kerugian akibat penutupan server game yang dibeli secara permanen.
  • Mengubah model bisnis penerbit besar yang selama ini mengandalkan perjanjian lisensi end-user (EULA).

Poin Kunci yang Perlu Dipantau: Perkembangan proses legislasi di Kongres AS serta respons dari asosiasi industri game besar terhadap potensi perubahan struktur penjualan digital global.

Atribusi Berita Resmi: Data laporan ini dirangkum dari rilis resmi The Verge. Buka laporan sumber asli ↗
BAGIKAN:
WhatsApp • X • Telegram •

Laporan Terkait Lainnya

Dengarkan Berita 1 min
1x